Archive for March, 2008

Lyto Ngeluarin Game Baru Lagi…..

Setelah Rising Force[RF]…Lyto Mengeluarkan game baru kembali. Ada 2 game baru yang ingin di pasarkan di indonesia oleh Lyto, Yaitu

1. Perfect World, dan

2. Idol Street .

Lyto Ngeluarin Game Baru Lagi….Perfect World Online adalah suatu dunia impian virtual dimana setiap pemain dapat melakukan berbagai hal fantasi dalam menjalani kehidupannya. Dimulai dari suatu dunia dimana masih banyak daerah yang belum pernah dijelajahi, pemain diajak untuk bersama-sama mulai membangun suatu komunitas dan peradaban di dunia tersebut. Dengan membangun suatu komunitas dan membentuk kota, maka pemain diharapkan untuk menciptakan kisahnya masing-masing di dunia impian ini. Pemain dapat memilih untuk menjadi salah satu dari 3 makhluk yang tersedia, yaitu: “Manusia”, “Peri”, dan “Siluman”.

Berikut Karakter – karakter Utamanya :

Manusia

Manusia adalah makhluk yang paling seimbang di segala hal. Secara fisik mereka cukup kuat dan mereka juga cukup cepat dalam bergerak. Manusia adalah makhluk yang paling banyak tersebar di berbagai belahan dunia, dan mereka memiliki jiwa petualang yang tinggi. Mereka ahli dalam menggunakan senjata dan sihir.

Peri

Peri adalah makhluk yang telah dikarunia untuk memiliki sayap sejak lahir, sehingga mereka adalah satu-satunya makhluk yang memiliki kemampuan terbang di angkasa luas tanpa bantuan dari kendaraan apapun. Dari bentuk tubuh, penampilan mereka lebih ramping dari manusia. Peri mahir dalam penggunaan sihir dan senjata jarak jauh dalam bertualang.

Siluman

Siluman adalah makhluk kegelapan yang memiliki penampilan setengah hewan dan setengah manusia. Mereka adalah makhluk yang terkuat dari segi fisik dibandingkan dengan makhluk lainnya. Kelebihan mereka adalah mereka dapat berubah menjadi hewan seperti macan atau rubah, dan mereka juga dapat mengajak hewan lainnya di dunia impian untuk menjadi teman perjalanannya.

Lyto Ngeluarin Game Baru Lagi….Dan Yang Kedua adaLah Idol Street. Idol Street merupakan game terbaru dari PT. LYTO Datarindo Fortuna. Idol Street adalah suatu game virtual 3D dengan gaya casual yang memiliki jenis game tentang music, fashion dan dance. Game ini Tidak Jauh Beda Dengan Audition, tapi game ini dapat membuat pemain Merasakan bagaimana pertarungan dance di tengah kota.

Beberapa fitur utama dalam game ini, yaitu:

  1. Suatu Kota Metropolitan yang real disertai berbagai fasilitas.
  2. Aneka lokasi yang dapat dimainkan bersama hingga 30 orang.
  3. Variasi Pakaian dengan desain terkini dan yang akan datang.
  4. Gerakan Dance yang langsung diambil dari contoh penari professional
  5. Musik Idola untuk berbagai usia dan kalangan.

Suatu Game Musik dengan tema fashion pergaulan yang trendy. Cara menikmati permainan disini adalah dengan bersantai dan menikmati aneka lagu-lagu di dalam game. Idol-Street membedakan dengan game-game yang sudah ada pada umumnya dengan memperkenalkan gaya casual anak muda, kompetisi yang menyenangkan, dan yang terpenting kontrol yang mudah dalam bermain. Para pemain dapat chatting dengan teman – teman, dan memilih style pribadi mereka.

Persik Kediri masih Terkendala dengan Kucuran Dana

Langkah manajemen tim kesebelasan Persik, Kota Kediri, Jawa Timur mencari terobosan keuangan ke PT Gudang Garam Tbk masih terkendala karena belum terbitnya aturan sponsorship dari Badan Liga Indonesia (BLI) PSSI. Padahal saat ini tim berjuluk Macan Putih itu membutuhkan dana untuk belanja pemain dan sejumlah akomodasi lainnya.


”Kami sudah menemui direksi Gudang Garam serta mengajukan proposal kerja sama. Ada lampu hijau, tapi masih kendala karena belum terbitnya aturan manual liga khususnya soal pemasangan logo. Kami memahami posisi Gudang Garam sebagai lembaga bisnis. Untuk itu kami masih menunggu,” kata Iwan Budianto, ketua bidang Status dan Alih Status PSSI yang kini kembali pulang ke Kediri untuk menangani Persik, Rabu (19/3), di sela-sela memantau latihan anak asuhnya.

Menurut Iwan, PSSI telah memberi isyarat secara lisan diizinkannya pemasangan logo produsen rokok lain, meski sponsor utama Liga Indonesia adalah PT Djarum Kudus. Bagi Persik yang berbasis di Kediri, hal itu merupakan isyarat positif untuk menutupi kebutuhan dana yang kini baru memiliki Rp 7,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

”PSSI membolehkan pemasangan logo produsen rokok atau perusahaan lain di kostum bagian dada. Sedangkan PT Djarum selaku sponsor utama berhak memasang logo di lengan kanan kostum pemain sebagai title kompetisi. Namun aturan detailnya masih digodok di PSSI,” kata Iwan.

Iwan yakin Gudang Garam tidak tinggal diam ketika Persik mengalami kekurangan finansial. Sebab ada sisi kepentingan sosial yang sama antara Persik dan Gudang Garam, yakni menyangkut pemberdayaan masyarakat Kediri. Bagi mayoritas warga Kota Kediri dan sekitarnya Persik dianggap sebagai pilar kebanggaan yang patut dilestarikan. ”Ditunggu saja hasilnya. Semuanya tergantung pada bunyi aturan manual yang akan diterbitkan PSSI soal sponsorship,” ujarnya.

Pada musim kompetisi Super Liga 2008, Persik baru mengantongi Rp 7,4 miliar dari APBD Kota Kediri. Dana itu sangat sedikit dibanding kucuran dana APBD pada musim kompetisi sebelumnya yang mencapai Rp 27,5 miliar. Untuk meminimalisasi penggunaan dana, musim ini Persik tidak menyediakan tempat tinggal bagi para pemain.

Hubungan finansial Persik dan Gudang Garam sempat terhenti saat PSSI mengeluarkan larangan mencari sponsor dari perusahaan rokok. Sebab sponsor utama Liga Indonesia adalah PT Djarum Kudus yang juga produsen sigaret. Larangan itu membuat tim-tim yang selama ini ditopang sejumlah pabrik rokok kelabakan.

Sejuah ini pihak Gudang Garam menyatakan tidak akan gegabah mengambil keputusan mengingat posisinya sebagai perusahaan terbuka. Mereka juga mengaku belum menerima proposal dari Persik. ”Perusahaan kami berorientasi profit. Direksi akan mempertimbangkan agar bisa mempertanggungjawabkannya pada stakeholder (para pemegang saham),” kata Slamet Budiono, Kepala Divisi Umum, yang juga juru bicara Gudang Garam.

Menurut Slamet, sebagai perusahaan yang berlokasi di Kediri tentunya Gudang Garam berusaha membantu semua perkembangan menyangkut kehidupan masyarakat di sekitar Kediri. Namun semuanya sesuai prosedur dan kekuatan perusahaan. ”Semua langkah selalu bersandarkan pada prosedur hukum sebagai pertanggungjawaban perusahaan terbuka. Agar kami tidak salah mengambil keputusan,” kata Slamet.

Di Kutip dari : http://tempointeraktif.com

 

Game bukan buat Anak kecil lagi, tapi Game bisa dinikmati oleh setiap umur atau setiap kalangan.

Kalau dulu game hanya menjadi monopoli anak kecil, lain halnya dengan yang terjadi sekarang. Kini sudah bukan hal aneh lagi jika seorang ayah dapat duduk berjam-jam bersama anaknya dalam adu kecepatan sebuah game. Dan inilah yang terjadi saat ini.

Yang namanya game saat ini sudah bisa dibilang sebagai mainan universal. Mulai dari balita, anak muda sampai dengan orang dewasa pun sudah tidak merasa asing lagi dengan yang namanya game. Jika dahulu orang mungkin hanya mengenal GameWatch atau pun GameBoy, kini orang dapat memilih beragam media permainannya. Untuk bermain game, saat ini kita tinggal memilih, ingin memakai komputer desktop saja (PC) atau melalui laptop, atau dapat juga melalui perlengkapan game pabrikan seperti PlayStation atau Xbox. Bahkan saat ini PlayStation juga telah mengeluarkan perlengkapan game-nya tersebut dalam versi personal, yang disebut PSP. Sepintas, PSP sendiri mungkin mengingatkan kita pada era GameBoy, dimana sebuah game dapat dimainkan dimana pun melalui sebuah alat yang ukurannya hanya agak lebih besar dari sebuah handphone. Perlengkapan pendukung permainan yang ditawarkan pun sekarang sangat beragam, mulai dari mouse & keyboard standart, QuickCam, headset, joystick, gamepad, racing wheel, PlayGear, dan lain sebagainya.

Seolah ingin semakin dapat terserap dengan baik oleh semua kalangan usia, game pun dibuat dengan berbagai tingkat kesulitan. Mulai dari level ‘Beginner’ sampai dengan ‘Advance’-pun dibuat untuk disesuaikan dengan tingkat kemahiran si pemain. Kalau sudah begini, maka game-pun mungkin juga sudah dapat dimainkan oleh balita hingga orang dewasa. Masing-masing telah dibuatkan porsi permainan mereka.

Masih tentang porsi permainan, tidak hanya tingkat kesulitan saja yang disediakan secara beragam. Tipe permainan sendiri juga disediakan secara beragam. Mulai dari ‘career’ atau yang bersifat karir personal, hingga yang bersifat kompetisi dimainkan dengan banyak kompetitor atau musuh juga ada. Dan yang semakin menarik lagi dari perkembangan game adalah sifat personalisasi. Entah itu dalam jenis game balapan, perang hingga sepakbola, setiap pemain dimungkinkan untuk mendandani mobil, atau mengatur siasat perang, atau juga menyusun team atau kesebelasan sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Hal yang sangat luar biasa, karena pemain diijinkan untuk mempersonalisasikan diri mereka dalam setiap game yang dimainkan. Hal ini semakin mendekatkan imajinasi pemain ke dalam bentuk real virtual sebuah game.

Lalu sejauh mana kategori game berkembang? Kategorisasi game sendiri berkembang dengan sangat luas. Saat ini tersedia berbagai macam kategori game. Mulai dari kategori game balapan seperti MotoGP, F1, Need For Speed, Colin McRae Rally, kategori game pertarungan atau perang seperti Counter Strike berikut gambarnya :Game bukan buat Anak kecil lagi, tapi Game bisa dinikmati oleh setiap umur atau setiap kalangan., Sniper Elite, Black Hawk Down, Mercenaries; juga kategori game pertandingan olah raga seperti FIFA, Championship Manager, Football Manager, Winning Eleven, NBA, SreetBall. Ada pula kategori game Offline dan Kategori game Online seperti sekarang Rf-Online Indonesia berikut gambarnya :Game bukan buat Anak kecil lagi, tapi Game bisa dinikmati oleh setiap umur atau setiap kalangan.. masih banyak kategori game lain yang juga beredar di pasaran. Semuanya dibuat untuk sedapat mungkin memanjakan selera konsumen, dalam hal ini adalah para gamers.

Hal yang kemudian mungkin menjadi pertanyaan adalah, manfaat apa yang dapat kita peroleh dari bermain game? Ide awal dari sebuah game pastinya adalah sebagai media hiburan. Dan pastilah hampir semua game dibuat sebagai hiburan. Tentang bagaimana seseorang justru menjadi stress karena terus menerus kalah saat bermain game, itu lain soal. Namun seharusnya seperti juga pada olah raga yang bersifat kompetitif, seharusnya game juga dapat membantu para pemainnya untuk belajar sportif. Sportifitas sendiri merupakan nilai positif yang diharapkan terkandung dari sebuah game. Seperti juga dalam kehidupan sehari-hari, tidak selamanya kita ‘menang’, namun juga tidak selamanya kita ‘kalah’. Semuanya harus diusahakan dengan baik seperti halnya pada game. Manfaat lain yang mungkin kurang disadari adalah aspek kecerdasan dan reflek saraf yang sebenarnya juga sedikit banyak terasah dalam sebuah game, terutama game yang bersifat sangat kompetitif. Itulah mengapa kini juga banyak dikembangkan game edukasi untuk anak-anak, karena dengan belajar melalui visualisasi yang menarik diharapkan semangat anak untuk belajar akan lebih terpacu. Selain itu manusia juga mempunyai sifat dasar lebih cepat mempelajari segala sesuatu secara visual-verbal. Itulah mengapa game sebenarnya juga baik jika dilibatkan dalam proses pendidikan (game edukasi).

Namun jangan salah, game juga mempunyai beberapa pengaruh kurang baik dalam perkembangan anak kecil, oleh karena itu sebisa mungkin menghindarkannya dari game yang bersifat merusak atau destruktif. Untuk anak kecil tetaplah game edukasi yang terbaik, namun jika ingin menambahkan kategori lain dalam ‘menu hidangannya’, cukuplah untuk memberikan kategori olah raga atau balapan saja.